Kapolresta Bogor Kota Turunkan 619 Personel Polisi di Seluruh RW Kota Bogor, Bantu Pemkot Bogor Untuk Menurunkan Kasus Covid - 19 di Kota Bogor


Kasus Covid 19 di kota Bogor masih belum menunjukan adanya perubahan  yang siginfikan, terdapat perubahan yang menonjol di angka kenaikan kasus Covid 19 di kota Bogor.  Kebijakan pemerintah dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM )  yang  sudah sepekan ini  diharrapkan akan  berdampak pada tingkat penurunan  penyebaran Covid 19,  namun hal ini belum terealisasi sepenuhnya  karena masih bamyak warga masyarakar kota Bogor yang  masih tidak mengindahkan anjuran pemerintah Kota Bogor dalam   pemberlakuan pembatasan keiatan masyarakar PPKM. 

Untuk menekan tingkat penyebaran virus corona penyebab penyakit Covid-19 di Kota Bogor, Polresta Bogor Kota meluncurkan Polisi RW Satgas Covid-19 Kota Bogor. Program ini resmi diluncurkan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Forkompinda di ruang Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, pada Kamis (21/1/2021).

Acara peluncuran yang berlangsung secara virtual ini diikuti para kapolsek, danramil dan camat serta ketua RW di kantor kecamatan masing-masing.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro mengatakan, dalam menghadapi pandemi Covid-19 saat ini masih merebak di Kota Bogor, Polresta Bogor Kota akan turut mencurahkan tugas untuk berjuang menekan tingginya angka Covid-19.

“Kami akan turun langsung ke masyarakat. Sinergitas diantara kami tentunya tidak hanya pada level kami tapi sudah sampai level RW.  Negara harus hadir di  tengah-tengah masyarakar sampai ke tingkat  RW dan RT, dengan bersama  kita harapkan klaster keluarga, klaster pemukiman itu bisa ditekan,” kata Kapolresta.

Dalam program ini, kata Kombes Pol Susatyo, pihaknya akan melakukan 5M. Yaitu mendengar masalah di RT RW masing-masing terkait Kamtibmas dan Covid-19. Kemudian, melihat secara langsung terkait permasalahan kamtibmas dan Covid-19 di wilayahnya.

Berikutnya, membina bersama RT RW terhadap warganya baik terkait sosialisasi 5M, Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta pembinaan Kamtibmas. Selanjutnya, membantu permasalahan di level terendah baik Kamtibmas maupun terkait permasalahan Covid-19.

Terakhir adalah mensinergikan perangkat RT RW unsur TNI dan POLRI untuk bersatu secara cepat mendeteksi dan menyelesaikan masalah baik permasalahan kamtibmas maupun Covid-19.

Susatyo menambahkan, bahwa akan ada 619 personil yang diturunkan tersebar di 795 RW. Ia juga menegaskan dalam tugasnya pihaknya mengedepankan upaya preemtif dan preventif.

“Tugas pak RW pak RT sudah diatur, kami mendorong agar ketua RW RT ini lebih aktif lagi bersama semua steakeholders untuk bisa melakukan langkah-langkah yang konkrit untuk menekan tingginya angka Covid-19,” jelasnya.

“Tapi ketika warga tidak bisa diingatkan tidak perlu khawatir kami punya P3 (Pemburu Pelanggar PPKM) gabungan dari TNI Polri Satpol-PP akan turun melakukan penindakan,” kata Kombes Pol Susatyo memungkas.