PRESS CONFERENCE BOGOR STREET FEST CAP GO MEH 2020


 

Pada hari Senin tgl 3 Januari 2020 pukul 14.30 Wib bertempat di ruang Sri Paseban Balaikota Bogor Jl.Ir.H.Juanda Kel Pabaton Kec Bogor Tengah Kota Bogor telah berlangsung giat Pressconfers Bogor Street Fest CGM 2020 yg dibuka oleh Walikota Bogor dan di ikuti lk 100 peserta dgn tema Ajang Budaya Pemersatu Bangsa

Turut hadir dalam giat tsb sebagai berikut 
1. Kapolresta Bogor Kota 
2. Dandim 0606/Kota Bogor 
3. Sekda Pemkot Bogor 
4. Plt Kasatpol PP Kota Bogor
5. Camat Kota Bogor
6. Kepala Kebudayaan Bogor 
7. Sekdis Pariwisata & Kebudayaan 
8. Kadinsos 
9. Dirut PD Pakuan Jaya
10. Lurah Kota Bogor 
11. Kepala Pengadilan Kota Bogor 
12. Awak Media 

 Adapun penyampaian ketua Panitia CGM Street Fest CGM 2020 al sbb: 
1. Bogor Street Festival – Cap Go Meh (CGM) akan kembali digelar pada Sabtu, 8 Februari 2020 mendatang.  Bogor Street Festival 2020, tahun ini akan terasa lebih spesial karena acara ini masuk 100 event pariwisata unggulan dalam Calendar of Events (CoE) Wonderful Indonesia dari Kementerian Pariwisata.

2. Suguhan ragam seni dan budaya tersebut akan ditampilkan berbeda dari tahun sebelumnya. Tidak sekedar tema dan pengisi acara, helatan tersebut dengan suasana baru kawasan Suryakancana dan event ini masih mengusung tagline ‘Ajang Budaya Pemersatu Bangsa’ dengan tema ‘Looking Eastward’.

3. Dengan tema tersebut diatas, dapat di terjemahkan Indonesia itu luas dan beragam. Tidak hanya melihat ke satu arah saja tapi harus bisa menatap ke semua, tanpa kecuali Timur. Hal lain, tema tersebut diambil, karena Bangsa Indonesia merupakan bagian dari Asia Timur, yang diperhitungkan dunia. 

4. "Menunjukkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan makna peradaban Bangsa ke-Timuran. Secara filosofi, menatap ke Timur, sebagai simbol matahari terbit. Sumber dan pembawa kecerdasan,

5. Sesuai tema, yg juga membedakan dengan tahun-tahun sebelumnya yakni penampilan seni dan budaya Timur, dari Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT) saja. ada juga penampilan seniman dengan bamboo. Dari kostum, instalasi dan dekorasinya," tambah pria akrab disapa dengan Ahim ini.

6. Panitia menampilkan seni bamboo, memiliki alasan khusus bamboo salah satu tumbuhan yg dapat dijumpai di seluruh wilayah Indonesia. Menggambarkan Indonesia sebagai satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. 

7. Untuk kesenian nusantara lain yang tampil dari Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Timur dan Bali. Sedangkan tim kesenian yg ikut serta asal Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Karawang, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Purwakarta.

8. Ditambah beberapa tim kesenian dari negara tetangga serta belasan sanggar dari Kota dan Kabupaten Bogor. Tidak hanya tim seni dan budaya saja, tampil juga 25 Tim Liong dan Barong. "Selain tampil saat carnaval, ada 25 tim seni dan budaya dari komunitas pada panggung yg disiapkan oleh panitia.

9. Melengkapi penampilan tim, panitia menyajikan suasana karnaval dengan sentuhan konsep yg lebih kuat, tata panggung dan pencahayaan yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

10. Tamu yg hadir tidak hanya muspida, dan juga tokoh agama dan masyarakat baik itu Bogor, propinsi Jawa Barat serta nasional. Bahkan akan hadir tamu dari negara tetangga. 

11. Terkait dengan tamu yang akan hadir, pengamanan juga melibatkan dari berbagai unsur baik itu Polri maupun TNI serta didukung dari Perguruan Gerak Badan (PGB) Bangau Putih. Sebelumnya, sudah dilakukan berbagai rangkaian kegiatan. 

12. Diantaranya, pameran foto pelaksanaan CGM di mall Botani, bakti sosial panti asuhan dan jompo Tonjong, Tajur Halang Kabupaten Bogor, Kicky Andy off air dengan IBI Kesatuan. Saat ini hingga Rabu (5/2) mendatang digelar bazar rakyat CGM di area depan Vihara Dhanagun. 

 Bogor Street Festival  bukan hanya sekedar acara budaya, tetapi sebagai bentuk upaya untuk menjaga keberagaman di Bogor untuk Indonesia. Kedatangan warga, sebagai bentuk keinginan untuk menjaga warisan budaya bangsa yang penuh keberagaman.